Mindful Eating: Pola Makan Sehat ala Muslimah

Mindful Eating: Pola Makan Sehat ala Muslimah

Mindful Eating: Pola Makan Sehat ala Muslimah
Image credit: envato

Dalam Islam, makanan bukan sekadar kebutuhan fisik, tetapi juga bagian dari ibadah. Makan dengan penuh kesadaran atau mindful eating adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh, sekaligus meningkatkan kualitas spiritual kita. Dengan memahami apa yang kita konsumsi, bagaimana cara kita makan, dan mengapa kita makan, kita bisa membentuk hubungan yang lebih sehat dengan makanan. Artikel ini akan membahas bagaimana Muslimah dapat menerapkan mindful eating dalam kehidupan sehari-hari.

Memulai dengan Niat yang Baik

Sebagai Muslimah, segala sesuatu yang kita lakukan hendaknya diawali dengan niat yang baik. Sebelum makan, kita dianjurkan untuk membaca doa dan menyadari bahwa makanan yang kita konsumsi adalah rezeki dari Allah. Dengan niat untuk menjaga kesehatan dan beribadah, makanan yang kita konsumsi tidak hanya memberikan energi fisik, tetapi juga berkah.

Memilih Makanan yang Halal dan Thayyib

Konsep halal dan thayyib dalam Islam mengajarkan kita untuk mengonsumsi makanan yang tidak hanya halal dari segi hukum, tetapi juga sehat dan baik bagi tubuh. Mindful eating mengajarkan kita untuk lebih selektif dalam memilih makanan, menghindari makanan yang berlebihan dalam gula, lemak jenuh, atau bahan kimia berbahaya.

Cobalah untuk lebih banyak mengonsumsi makanan alami seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein yang sehat. Menghindari makanan instan dan olahan juga menjadi langkah bijak dalam menjaga pola makan yang sehat.

Makan dengan Penuh Kesadaran dan Syukur

Mindful eating berarti benar-benar hadir dalam setiap suapan makanan. Hindari makan sambil melakukan aktivitas lain, seperti menonton televisi atau bermain ponsel. Fokuslah pada tekstur, rasa, dan aroma makanan. Rasakan setiap kunyahan dengan penuh kesadaran agar tubuh dapat lebih optimal dalam mencerna makanan.

Selain itu, biasakan makan dengan rasa syukur. Ingat bahwa banyak orang di luar sana yang tidak seberuntung kita dalam mendapatkan makanan. Kesadaran ini akan membantu kita menghindari kebiasaan makan berlebihan atau mubazir.

Mengontrol Porsi dan Pola Makan

Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk tidak makan berlebihan. "Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap makanan untuk menegakkan tulang punggungnya. Jika harus lebih dari itu, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk udara" (HR. Tirmidzi).

Prinsip ini selaras dengan mindful eating, yaitu mendengarkan sinyal tubuh. Jangan makan hanya karena bosan atau stres, tetapi makanlah ketika tubuh benar-benar membutuhkan energi. Makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering juga bisa menjadi alternatif untuk menjaga metabolisme tetap sehat.

Menikmati Proses Makan

Salah satu prinsip utama mindful eating adalah menikmati setiap proses makan. Kunyahlah makanan dengan perlahan, jangan terburu-buru. Mengunyah dengan baik membantu pencernaan dan memberi waktu bagi otak untuk mengenali kapan tubuh merasa kenyang, sehingga kita bisa menghindari makan berlebihan.

Selain itu, menikmati proses makan juga berarti menghargai orang yang telah menyiapkan makanan tersebut. Jika memasak sendiri, nikmati setiap langkahnya, mulai dari memilih bahan, memasak, hingga menyajikannya.

Hindari Makan Berlebihan dan Emosional

Sering kali kita makan bukan karena lapar, tetapi karena emosi seperti stres, cemas, atau bahkan kebosanan. Inilah yang disebut emotional eating. Untuk menghindari hal ini, kenali perasaan sebelum makan. Jika merasa stres atau cemas, cobalah untuk melakukan aktivitas lain seperti berzikir, berdoa, atau berjalan-jalan sebelum mengambil makanan.

Berhenti Sebelum Kenyang

Salah satu sunnah Rasulullah adalah makan secukupnya dan berhenti sebelum merasa terlalu kenyang. Hal ini membantu sistem pencernaan bekerja dengan baik dan menjaga tubuh tetap ringan dan sehat. Biasakan mendengarkan tubuh dan berhenti makan ketika sudah merasa cukup.

Menutup dengan Doa

Sebagaimana kita memulai makan dengan doa, kita juga dianjurkan untuk mengakhirinya dengan doa. Mengucapkan hamdalah setelah makan adalah bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan. Dengan begitu, kita tidak hanya mendapatkan manfaat fisik dari makanan, tetapi juga keberkahan dalam setiap suapan yang kita makan.


Mindful eating bukan hanya tentang pola makan sehat, tetapi juga tentang bagaimana kita menghargai rezeki yang diberikan Allah. Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, Muslimah dapat menjaga kesehatan tubuh sekaligus meningkatkan hubungan spiritual dengan Allah. Yuk, mulai terapkan mindful eating dalam kehidupan sehari-hari dan rasakan manfaatnya!

--- 06 Dec, 2024